Friday, October 31, 2008

Marilah Duduk Bersama Kami Sebentar Untuk Kita Beriman Sejenak

Bismillahirrahmanirrahim

Seorang mukmin penyeru agama Allah tidak akan terlepas dari tarikan-tarikan. Tarikan-tarikan yang akan sentiasa berulang-alik dalam hidupnya. Tarikan keimanan yang meluruskan niatnya dalam beramal islami, menambah kesungguhannya dalam bekerja dan menyedarkan dirinya kepada tanggungjawab mulia sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi. Lalu dengan itu ia berjaya menyebar kebaikan ke manapun ia pergi. Sebaliknya, ia juga terdedah kepada tarikan syaitan yang sentiasa berbisik ke dalam hatinya, menggelorakan hawa nafsunya, memicu pancainderanya ke arah perbuatan-perbuatan keji dan dosa. Yang melemahkan jiwanya dan menariknya ke arah cinta dunia. Lalu ia tenggelam dalam lumpur noda. Na'uzubillahiminzalik.

Adapun tarikan-tarikan ini akan terus aktif menarik manusia. Yang beruntung akan ditarik ke arah kutub keimanan manakala kerugian yang amat besar bagi mereka yang menjerumuskan dirinya ke arah kebinasaan dengan berafiliasi kepada thagut. Dengan segala fitrah penciptaan yang Islami, manusia tetap akan diuji dengan pelbagai fitnah dan tribulasi. Ujian yang menjadi penapis keimanan sehingga iman yang lahir adalah iman yang murni dan mendalam. Sehingga jelas antara benang hitam dan benang putih. Tidak ada benang kelabu.

Majlis-majlis tafakkur adalah kekuatan yang mampu menghalang diri mukmin dari ditarik oleh magnet syaitani. Seorang sahabat, Muaz bin Jabal mengatakan, "Ijlis bina nu'min sa'ah". Duduklah bersama kami sebentar untuk kita beriman sejenak. Ya, kerana duduk di majlis-majlis ilmu untuk beriman sejenak itu mampu membuatkan menguatkan magnet iman lalu melemahkan tarikan syaitan. Adapun pada masa sekarang, banyak majlis-majlis ilmu dan tafakkur mahupun tafaqquh seperti usrah, tazkirah, bayan, dan pelbagai lagi. Namun kering dari manusia. Lalu aku ulangi, marilah duduk bersama-sama kami sebentar untuk kita beriman sejenak. Agar aku dan kau tahu, Allah tak pernah mensia-siakan iman kita. Wallahua'lam.

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Tuesday, October 28, 2008

Ma'at Taufiq Wan Najah fi Imtihaan..


Kepada ikhwah dan akhwat, semoga sukses!

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Monday, October 27, 2008

Study Week

Bismillahirrahmanirrahim

"Arrgghhh! Tension tul la." kedengaran suara orang menjerit dari blok seberang jalan. "Minggu depan dh exam. Byk x cover lg ni." yang lain mencelah. Dari bilik yang lain, "Golll!!!" budak2 tgh main Pro Evolution Soccer 2009 (PES 2009) yg bru je release new version. Ada lagi yg lain, "Tembak..tembak..lari..lari..nyorok..nyorok..tukar weapon..gn la snyper ke shortgun ke.." budak2 tgh main CS ke DOTA. Aku pun xtau. Aku x reti main. DOTA pn xtau cmne. Aku dgr orang ckp jer. Bajet baik la konon.

Study week (SW) merupakan minggu study utk exam bg top scorer. SW gk minggu tdo bg org cm aku. SW gk minggu window shopping bg minah2 shopping. SW gk minggu balik kg bg homesicker (hehehe). Sem ni, SW gk minggu open house sbb bulan Syawal x abis lg. SW gk minggu struggle bg "almost" budak2 final year sbb final year project submission dan presentation. So, SW ni adalah multipurpose week. Budak2 gunakan SW utk pelbagai perkara bergantung kpd diri masing2. Dan x lupa, pengaruh rakan2.

So, study smart!

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Wahai diri! Sedarlah!

Bismillahirrahmanirrahim

"Ya Allah! Kembalikanlah aku ke dunia nescaya aku akan berbuat amal kebajikan sebanyak-banyaknya. Aku tidak akan mempersekutukan Engkau dengan apapun. Aku akan melakukan segala perintahMu dan aku akan meninggalkan segala laranganMu. Ya Allah! Ampunilah dosa-dosaku. Terimalah taubatku." Begitulah sayunya rintihan orang-orang berdosa ketika mereka melihat azab di hadapan mata mereka dan mereka berasa tiada lagi harapan untuk mereka melepaskan diri dari azab yang amat pedih itu. Mereka merayu kepada Allah agar dikembalikan ke dunia agar mereka dapat melakukan amal soleh ketika mata, telinga dan hati mereka yakin dengan janji dan balasan azab Allah kepada orang-orang berdosa di hari akhirat kelak.

"Dan (alangkah ngerinya) jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata), "Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia) nescaya kami akan mengerjakan kabajikan. Sungguh kami adalah orang-orang yang yakin." (QS As-Sajadah: 12)

Sifat manusia memang begitu. Apabila dia mendapat kesusahan, dia akan memohon berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada Allah sehingga apabila Allah melepaskan kesusahan itu, dia kembali kufur, derhaka kepada Rabbnya. Ketika dia hidup, dengan segala kesenangan yang diberikan Allah, dia menggunakan segala pemberian Allah ke arah kebatilan. Dia menyangka telah berbuat kebaikan. Sungguh, dia benar-benar ditipu oleh hawa nafsunya sendiri.

"Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Janganlah berbuat kerosakan di bumi!" Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami justru orang-orang yang melakukan perbaikan." Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerosakan, tetapi mereka tidak menyedari.
(QS Al-Baqarah: 11-12)

Lihatlah bagaimana syaitan menjadikan mereka melihat baik perbuatan buruk mereka. Sungguh syaitan telah bersumpah sejak penderhakaan pertama bahawa ia akan menyesatkan anak cucu Adam semuanya kecuali hambaNya yang ikhlas.

Hidup ini penuh dengan ujian. Tak sedikit yang mati sebelum kematian yang pasti. Sedikit saja yang hidup dengan ruh Ilahi.

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Saturday, October 25, 2008

Bila Exam Dah Dekat...

video

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Siapakah Terbaik Ucapannya?

"Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal saleh dan berkata, "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri"
(QS Fussilat:33)

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Friday, October 24, 2008

Sepucuk "Hidayah" Buat Seorang Sahabat

Oleh: Aidil Heryana, S.Sosi

Dakwatuna.com - “Celakalah Khalid. Semoga tuhan Romawi melaknatnya.” Sumpah serapah itu keluar dari mulut Argenta seraya menarik tali kekang kudanya meninggalkan medan perang yang masih berdebu. Samar-samar terlihat ribuan tentara Romawi mulai mengambil langkah seribu.

Argenta masih terengah-engah menahan lelah setelah seharian bertempur. Jiwanya masih terguncang menghadapi kenyataan pahit kekalahan pasukannya, ditambah lagi sebuah peristiwa tragis masih membekas di pelupuk matanya. Ketika Argenta harus menyudahi duel mautnya melawan orang yang selama ini amat disegani, seorang jenderal, panglima perang sekaligus seorang sahabat yang selama ini menjadi atasannya. Gregorius Theodorus, panglima Romawi yang menjadi muslim tewas di ujung pedang bawahannya sendiri, Argenta.

“Lari, ini instruksi Kaisar Heraklius!!! Kita harus mundur ke Armenia. Berlindung dengan pasukan panah.” Margiteus resah. Topi besi yang menutupi kepalanya melorot sepertiganya. Upaya evakuasi itu sungguh melelahkan.

“Apa yang terjadi dengan Gregorius?”

“Dia sudah mati.”

“Oh, malang benar orang itu.”

Dia seorang muslim,” imbuh Margiteus getir sambil mengusap-usap pedang panjangnya.

“Hah, mustahil. Mana mungkin! Dia seorang Kristiani yang taat.”

“Aku telah membunuhnya.” Argenta terduduk lesu

“Cuma aku kesal dan menyesal, kenapa bisa seorang panglima ulung yang pernah dimiliki bangsa Romawi harus mati di ujung mata pedangku.”

“Siapa yang akan menggantikannya?”

“Wardan.”

“Hah!!? Orang itu tahu apa tentang perang!” Argenta merasa sangat kecewa.

“Dia veteran perang wilayah tengah dulu. Kaisar Heraklius yang memberi restu.”

“Bodoh benar! Kenapa posisi strategis diberikan kepada veteran yang sakit. Orang itu tahunya cuma bagaimana bisa kabur. Si Pengecut itu mana mungkin mampu menahan gempuran pedang orang Islam.”

Bunga-bunga api terpecik dari ranting kering yang coba disulut Argenta. Bara api menjalar-jalar hampir menyentuh sepatu kulit lembunya yang berdebu tebal.

“Kita pernah menaklukkan sepertiga dunia. Tapi kita kalah dari orang-orang Khalid yang berperang tanpa baju besi. Ini salah siapa? Merekakah yang kuat atau kita terlalu lemah!?”

“Mereka tak takut mati. Mereka menyukai mati seperti halnya kita menyukai hidup ini.”

Kau pernah melihat Khalid.”

Pernah. Dua kali. Pertama sewaktu aku melakukan tugas pengintaian di Parsi. Kedua saat dia bertarung dengan Gregorius sebelum dia memeluk Islam.”

“Berjanjilah atas kebenaran wahai sahabatku, Margiteus. Apakah begitu gagah manusia bernama Khalid itu?”

“Pernahkah kau mendengar cerita para tentara Romawi mengenai kegagahan Khalid.” Margiteus tersenyum getir. Dia menghela nafas, lesu sambil melempar pandangan jauh ke gugusun bintang-bintang yang menghias cakrawala.

Argenta mengerutkan keningnya. Rasa ingin tahunya menyelinap ke seluruh penjuru batok kepalanya. Menumbuhkan tanda tanya.

“Tuhan mereka telah menurunkan sebilah pedang dari langit kepada Nabi Muhammad lalu diserahkannya kepada Khalid. Dan setiap kali Khalid menarik pedangnya dia menjadi perwira tidak terkalahkan. Tiada lawan yang dapat mengalahkannya sehingga mendapat gelar ‘Pedang Allah’ dari Nabinya.”

Argenta terpana sendirian. Kagumnya menelusup mendengar cerita-cerita yang selama ini menjadi gunjingan teman-teman seperjuangannya. Malah menjadi igauan para kaisar di imperium Romawi.

Bagaimanakah para tentara Parsi yang berbesi pemberat di kaki, agar mereka tidak lari dari medan perang, namun bisa hancur luluh oleh pasukan Khalid? Dia telah menguasai jalur perniagaan di kota Tadmur dan menguasai Qaryatain di wilayah Homs. Kemudian satu persatu wilayah Syria jatuh ke tangan mereka. Hawarin, Tsaniat-Iqab dan Busra. Semua lebur. Porak poranda. Hancur. Pasukan semut menumpaskan bala tentara gajah. Musibah apakah yang tengah menimpa imperiumku ini?

“Pedang Allah, dongengmu memang hebat. Mungkin hanya aku seorang dari ribuan pejuang Romawi yang tidak mempercayainya.” Ketus Argenta menahan amarah. Margiteus sudah bangun dari tidurnya, dia menyarungkan pedangnya ke sisi kuda perang yang tengah asyik memamah santapan rumput hijau. Margiteus tampak lesu. Mungkin sesuatu yang berat sedang dipikirkan. Episode perang esok, entah apa yang akan terjadi?

***

Perang di bumi Yarmuk bertambah hebat tatkala masuk hari kedua. Ada prestise yang perlu dipertahankan. Pasukan perang Romawi sekuat tenaga mempertahankan Syria, wilayah kekuasaannya di sebelah timur. Sementara para pejuang Islam membawa misi membebaskan Syria dari cengkeraman pejajahan Romawi di samping tugas berat menyebarkan dakwah Islamiah.

Khalid dengan lantang menggelorakan semangat jihad. Semangat jihad yang bagaikan suatu keajaiban telah dapat mengalahkan 240.000 pasukan Romawi walau hanya dengan kekuatan 39.000 tentara Islam yang berani berkorban demi agama mereka.

Argenta menjadi gentar dan seperti tak bernyali lagi menghadapi kehebatan tentara Islam yang terus menggempur, menyerbu dan merangsek bagaikan air bah yang pantang surut. Namun bukan berjiwa ksatria namanya kalau harus menerima begitu saja kenyataan pahit itu. Tatkala Argenta merasakan ada titik-titik kelemahan dari tentara Islam disitulah upaya serangan balik dilakukan. Mereka menghantam sayap kiri dan sayap kanan barisan kaum muslimin. Sementara pertempuran semakin memanas, Margiteus seperti tak terlihat kehadirannya di sana, dia lenyap dalam hiruk pikuk Yarmuk.

“Wahai tentara Romawi, rekan-rekanku pembela kaisar yang setia. Perang ini adalah perang tanding satu tentara Khalid lawan enam pasukan Romawi. Kalian bukan anak-anak Romawi kalau mati di tangan mereka yang sedikit dan lemah itu.” Argenta meniup semangat pasukannya.

Medan pertempuran semakin bergolak, kepulan debu, dentingan pedang seakan tak pernah berhenti. Sesekali terdengar jeritan satu dua tentera meregang nyawa, dalam erangan panjang yang memilukan. Ya! Perang memang sesuatu yang kejam, seperti tak ada ruang untuk diberi belas kasihan. Benarlah, dalam perang rasa kemanusiaan seakan sudah mati!

“Kaisar Heraklius melarikan diri ke Constantinople.” Teriak salah seorang tentara Romawi di tengah berkecamuknya perang itu. Laungan teriakan itu timbul tenggelam seakan ditelan kalutnya pertempuran, nyaris tidak diketahui dari mana asal suara itu. Hal ini menjadi hantaman dahsyat yang meredupkan semangat juang para tentara Romawi. Seorang Kaisar merangkap panglima tertinggi melarikan diri! Tragis!!! Suatu tindakan sangat pengecut, setidaknya itu yang ada di benak Argenta.

Dampaknya mulai terasa, luar biasa. Tentara Romawi mulai gentar. Mereka tidak lagi memiliki garis komando di medan tarung itu. Daya tempur merosot drastis. Mereka mulai berhitung bila melanjutkan perang, nyawa melayang atau menjadi tawanan tentara Islam. Akhirnya banyak diantara mereka yang memilih undur diri. Nyawa lebih penting!

“Bukan kaisar saja yang begitu. Semua panglima sama saja. Membiarkan tentaranya bertempur di barisan depan. Sementara mereka mengambil posisi di barisan belakang. Mereka dapat dengan leluasa melarikan diri. Mengapa mereka menjadi penakut seperti itu. Ingat! Kita berjuang demi Romawi dan diri kita sendiri. Bukan demi Kaisar.” Argenta memprotes semangat pasukan Romawi yang mulai luntur.

Jangan coba-coba durhaka kepada Kaisar. Kaisar banyak tugas yang harus ditunaikan. Kita dalam keadaan terjepit sekarang. Tidak ada yang mengatur strategi. Apatah lagi mendeteksi taktik musuh dan memompa semangat para tentara. Kita terpaksa mundur juga.” Sergah seorang tentara menegur Argenta yang merasa kecewa. Rasa iba muncul dalam dirinya. Diakui memang sukar mencari tipikal prajurit Romawi sekaliber Argenta kini. Tapi apalah daya, sedangkan Kaisar sendiri melarikan diri. Apalah yang diharapkan para tentara kini, yang mereka tahu hanya menjunjung perintah. Tanpa jati diri yang teguh.

“Perhatian! Perhatian! Tentara Khalid menyerang dari belakang!” Teriakan itu membuyarkan lamunan para tentara Romawi itu. Argenta mulai beringsut dibelakang kuda warna coklat gelap, mencoba membalap kuda tentara tersebut.

“Lihat di medan sana.” Argenta menoleh sambil memastikan letak yang ditunjuk itu. Dari kejauhan peperangan masih berlangsung walaupun tidak sehebat tadi karena banyak tentara Romawi yang sudah melarikan diri. Yarmuk bergolak lagi.

“Kenapa? Ada apa?”

“Lihatlah manusia yang paling di depan di kalangan mereka. Itulah Khalid.” Bola mata Argenta gesit membidik sasarannya. Terekam kegagahan Khalid di kelopak matanya. Khalid sedang melaju dengan kudanya. Paling terdepan dan paling piawai berkuda. Dia menangkis setiap hambatan di depannya sambil melaungkan kalam Allah, mengobarkan jihad para pejuangnya. Dia menebas leher-leher musuh. Baginya tak mengenal kamus mundur atau pun takut. Mengapa tidak ada perwira Romawi seperti dia?”

“Ketua mereka bertempur paling depan tetapi mengapa bukan Kaisarku yang bertempur paling depan. Inikah yang dikatakan pembela rakyat dan penerus imperium Romawi. Kini tidak saja terdengar kebobrokan orang-orang Istana di Eropa, tapi juga semuanya telah menular ke seluruh pelosok dunia. Pemerintahan Tiranik! Pemeras airmata dan darah rakyat. Apakah ini balasan Tuhan kepada imperium Romawi?”

Tanpa sadar air mata Argenta menetes. Inilah perasaan terhina yang baru pertama kalinya dirasakan. Kecintaannya kepada Romawi sangat tinggi. Ketaatannya kepada Kaisar tiada berbagi. Mengapa harus dibayar pengorbanan para tentaranya dengan sikap pengecut para atasannya. Kuda dipacu Argenta secepat-cepatnya. Biarlah kesengsaraan ini harus ditanggung terbang bersama deru angin. Dia pasrah. Samar-samar terlihat kota Damascus berdiri megah. Apakah kota ini sekokoh dulu? Argenta makin terbawa dalam lamunannya.

Pasukan Romawi kalah telak di tangan kaum muslimin. Mereka kehilangan 50,000 orang tentaranya. Rata-rata mereka mencari perlindungan di Damascus, Antokiah dan Caesarea serta ada juga yang turut mabur bersama Kaisar Heraklius ke Constantinople. Pertempuran sehari itu meninggalkan satu catatan buruk dalam sejarah perang Romawi yang sulit dihapus dalam sejarahnya. Mereka harus bertekuk lutut dengan pasukan yang bilangannya jauh kecil dengan peralatan perang yang jauh tertinggal dibanding mereka.

***

Pasukan Romawi semakin terdesak. Kota Damascus dengan mudah jatuh ke pangkuan kaum muslimin. Kota itu diserbu tatkala Raja Jabala IV mengadakan jamuan kelahiran anak lelakinya. Khalid bersama beberapa orang tentara Islam berhasil memanjat tembok kota sekaligus membuka pintu gerbang al-Syarqi dan al-Jabiat. Panglima Vartanius yang mengepalai tentara Romawi di Kota Damascus terpaksa melarikan diri ke Homs bersama sisa-sisa tentaranya. Raja Jabala IV terpaksa mengirim utusan damai dan memilih membayar jizyah kepada kaum muslimin. Argenta melarikan diri ke Antokiah.

“Argenta, ada surat dari sahabatmu, Margiteus,” Seorang lelaki yang telah berumur memberikan sepucuk surat kepada Argenta. Langsung wajah Margiteus membayangi hampir seluruh pikirannya di pagi yang cerah di Antokiah. Bukankah Margiteus sudah ditawan di Yarmuk dulu? Dia masih belum mati?

Argenta,

Sungguh pun surat ini mungkin menimbulkan tanda tanyamu tapi percayalah aku di sini senantiasa sehat dan sentosa di bawah lindungan Allah.

Aku masih hidup. Aku tidak seburuk yang kau gambarkan. Aku diberi makan sebagaimana makanan mereka. Aku tidak dikuliti atau dibelenggu kaki dan tangan untuk diinterogasi. Mungkin dengan inilah menyebabkan aku mengenal Allah swt yaitu Tuhanku dan juga Tuhanmu walau waktunya mungkin sangat singkat.

Sahabatku, aku tidak dalam tekanan. Aku tidak dalam keadaan dipaksa sebagaimana biasa dilakukan pemerintah Romawi yang menyeret paksa rakyat dengan kuda karena menunggak pajak. Ada ketenangan di sini sehingga aku bisa mengenal siapa sesungguhnya diriku, tujuan hidup dan agamaku yang satu. Semuanya jelas dan terbentang indah di benak sanubari ini.

Argenta,

Khalid tidak sekejam yang kau gambarkan. Dia mungkin keras dan garang di medan juang. Tapi dia masih mampu mengulur roti kepada tawanan yang tahu arti menghormati. Raut mukanya tenang menyiratkan keteduhan jiwanya, hal itulah yang membuat siapa saja tidak menyangka kalau dia itu Khalid, panglima Islam paling agung. Percayalah!

Kau ingat juga kan dongeng tentang Khalid? Pedang yang konon diturunkan dari langit. Itu semua dusta. Mungkin itu hanya cerita para penakut yang muncul dari para lawan tarungnya setiap kali berhadapan dengan pedangnya. Pedang Khalid hanya besi yang ditempa seperti pedang lain. Tidak ada yang istimewa. Khalid dahulu juga seperti kita. Dia penentang Islam dan Rasulnya. Setelah mendapat hidayah dia beriman. Gelar Pedang Allah hanyalah doa Nabi Muhammad ke atasnya bahwa dia adalah pedang di antara sekian banyak pedang Allah, terhunus buat menghadapi orang musyrik. Nabi Muhammad mendoakan agar Khalid senantiasa menang di setiap perang yang diikutinya.

Argenta,

Kau tentu bertanya apa yang menyebabkan aku memilih Islam. Bukan saja karena kebenaran ajarannya tetapi karena keluhurannya. Aku bertanya pada Khalid. Bagaimana kedudukanku seandainya aku memeluk Islam dibanding dengan dirinya yang sudah bertahun-tahun memeluk Islam. Jawabannya sama saja di sisi Allah malah mungkin lebih mulia darinya sebaik ungkapan syahadah di bibir dan diyakini di dalam hati. Aku sungguh takjub. Sampai sebegitukah? Tanyaku mana mungkin jadi seperti itu. Kata Khalid dia pernah hidup bersama Nabi dan menyaksikan keajaiban dan petanda keRasulan dan kebenarannya sedangkan orang setelahnya dapat menerima Islam walaupun tidak pernah menyaksikan dan berjumpa dengan Baginda, maka tentunya dia lebih mulia.

Mungkin kau menuduhku sebagai pengagum Khalid. Mungkin tuduhanmu itu benar. Tapi percayalah aku mengagumi perjuangannya bukan jasadnya. Cintanya sangat tinggi kepada Allah dan Rasulnya. Itulah yang membuatnya tidak gentar menghadapi musuh. Dia ingin benar mati di medan perang. Tidak seperti kita yang sungguh takut akan kematian karena kecintaan kepada dunia ini. Aku bertanya-tanya. Kalau begitulah kondisi Khalid. Tentu sungguh agung sekali agama dan pegangan yang dianutnya. Dia setia, jujur, luhur, optimis dan seorang genius perang. Sesuatu yang sukar dicari dalam diri kita sendiri.

Argenta,

Sudilah aku menyeru kepadamu ke jalan kebenaran yang hakiki. Aku tahu selama ini kau dibelenggu ketaatan kepada Romawi. Aku masih sayang akan Romawi seperti juga kau. Islam tidak memisahkan kita dengan Romawi. Islam bukannya milik bangsa Arab. Di sini aku ketemu orang-orang hitam dari benua Afrika yang selama ini kita anggap hanya layak mengangkat tahi para petinggi kita, atasan kita. Di sini segalanya sama lantas inilah yang menyadarkan aku tentang arti kemuliaan insan yang tidak kita temui di Romawi.

Kita tetap sahabat. Agamaku tidak memutuskan rasa kasihku kepadamu. Kau tetap seorang sahabat yang akan ku kenang selagi hayat ini di kandung badan. Cuma aku harap persahabatan ini lebih manis kiranya dapat kau membuka hatimu menerima hidayah-Nya. Semoga Allah menemukan kita, sahabat. Wassalam.

Margiteus

Argenta meremas surat itu di tangan. Ada kepedihan menjalar ke ulu hatinya. Sakit dan perih. Apakah ini benteng egoisme paling tinggi yang berusaha ditahannya atau gelombang pembelotan dari sahabat sejatinya. Argenta mengepalkan tangan membiarkan tulang temulang jarinya berderap.

***

Pasukan Islam menuju utara Syria yang dipertahankan Kaisar Heraklius. Kota Homs jatuh bertekuk lutut sebagaimana pasukan Romawi di Balbek ditumpas abis. Bertempurlah kaum muslimin di kota Aleppo yang terkenal sangat tangguh pertahanannya selama berabad-abad. Allah menolong kaum muslimin dengan kemenangan yang dijanjikan-Nya. Pasukan Romawi akhirnya mundur ke benteng terakhir di Antokiah. Tentara Romawi diperintah membuat serangan habis-habisan mempertahan kota. Mereka digempur habis-habisan oleh pasukan Khalid.

Argenta memerah keringat di medan perang. Dia mengayunkan pedangnya sesuka hati. Tidak berpikir lagi sabetan itu kena musuh atau kawan. Hatinya terbagi dua. Satu sisi terbetik di hatinya kebenaran kata-kata Margiteus tetapi egoismenya masih mengatasi segala-galanya.

“Argenta! Kuasa Allah telah menemukan kita.” Argenta menoleh. Ditatapnya manusia di hadapannya. Gagah dengan (niqob) cadar hitamnya. Darah yang mengalir di sekitar kening menyulitkannya mengenal dengan pasti orang bercadar itu. Pedang berukir matahari menyadarka tanda tanya Argenta.

“Kau Margiteus”

“Apa kabar sahabatku.” Margiteus tersenyum menatap sahabatnya. Argenta merasa terpukul dengan ketenangan yang tergambar di wajah sahabatnya itu. Nampak jelas dia bahagia sekali dengan kehidupannya kini. Penuh keyakinan.

“Pembelot, kau mengkhianati bangsa Romawi,” Argenta berusaha memancung kepala Margiteus. Margiteus tenang menahan diri. Mereka saling beradu pedang. Sesekali pedang mereka bersilang. Margiteus dengan tenang terus mendakwahi sahabatnya.

“Berimanlah kepada Allah, sahabatku. Kau bis berdamai dengan pihak Islam bila bersepakat membayar jizyah kecali bila tidak mampu membayarnya. Kami berjanji akan memberimu perlindungan. Kau tetap menjadi sahabatku. Romawi tetap megah bahkan akan lebih bersinar dengan cahaya Islam.”

Diam, pembelot!” Argenta naik pitam. Mereka bertarung hingga melelahkan.

“Jangan menipu diri sendiri Argenta. Jangan mendustai hidayah yang Allah turunkan padamu. Apakah akan kau biarkan rasa congkak dan egomu menguasai dirimu?” Margiteus tidak putus-putus mendakwahi.

“Percayalah ucapanku. Kebenaran itu sudah kau temukan dalam dirimu. Cuma kau masih ragu-ragu padahal dia sudah jelas di depan mata. Lihatlah dunia yang kita arungi ini. Adakah karena Romawi megah seperti yang kau banggakan. Adakah karena Romawi yang dibohongi dengan mitos dan kemustahilan menyekat nur ilahi yang ada pada dirimu. Bangunlah sahabat.”

“Tutup mulutmu atau aku akan penggal kepalamu menjadi makanan anjing-anjing Kaisar,” amuk Argenta semakin menjadi-jadi. Dia seakan tengah melawan rasa bersalah yang dipendamnya. Benarkah dia membohongi dirinya. Kalau dia benar mengapa hatinya memberontak. Menjerit meminta kebebasan dan kebenaran. Ah…, aku benci semua ini!

Dalam keadaan termangu-mangu pedang Argenta terdesak ke tepi. Memberi peluang terbuka bagi Margiteus untuk menebas kepala Argenta. Argenta terbeliak memperhatikan mata pedang Margiteus jatuh tepat di hadapan mukanya. Tangan Margiteus menggigil. Dia berusaha mengelak dan ini memberi peluang kepada Argenta mencuri kemenangan. Perut Margiteus ditusuk hingga tembusi ke belakang badannya. Darah memuncraut bersimbah ke muka Argenta. Rasa sesal menjalar merasuki naluri Argenta. Lantas dia merangkul Margiteus yang hampir tersungkur. Kedua-duanya melemah. Lesu.

“Lepaskan saja aku, Argenta. Uhh…. . Bukankah aku pembelot Romawi dan mengkhianati persahabatan kita?”

“Kau dapat memancung kepala aku tadi. Mengapa tidak kau lakukan? Aku lebih rela mati. Aku merasa sungguh bosan dan benci diriku sendiri.”

“Tahukah kau dalam Islam… membunuh seorang manusia itu bagaikan membunuh seluruh umat manusia. Kami dibenarkan membunuh orang yang menentang agama kami secara kekerasan. Itupun kepada yang mengangkat senjata. Tidak boleh terjadi pembunuhan terhadap anak-anak, wanita dan orang tua serta yang uzur…. Ohhh”

“Akulah yang menentang kau dan agamamu. Mengapa kau tidak membunuhku saja.”

“Apakah ada pedang Romawi yang paling berat melainkan pedangku ini. Pedang yang terpaksa aku jauhkan dari leher seorang sahabat sejati. Betapa pedih kau mendustai dirimu, tapi lebih pedih lagi diriku yang memikirkan persahabatan ini. Aku tak mampu menyisihkannya. Aku berdosa terhadap agamaku… Allahhh…”

“Tidak, Margiteus. Agamamu adalah kebenaran yang ku cari. Cuma aku khawatir kau sudah melupakan persahabatan kita. Aku terlalu egois. Aku menipu diriku sendiri! Aku menipu kau wahai sahabat! Maafkan aku.”

“Cukuplah kau tahu betapa dalamnya persahabatan ini. Ingatlah, dalam Islam kemanusiaan itu tidak hilang meskipun dalam peperangan. Kita bertemu karena Allah dan berpisah juga karena-Nya. Kalau kau mengasihiku. Inilah aku yang kau lihat akan mati. Kalau kau mencintai kehormatan dan kemegahanmu semua itu juga akan lenyap dan binasa. Tapi seandainya kau mencintai Allah, Dia sesungguhnya tidak pernah mati ataupun binasa….”

“Sungguh Margiteus. Aku bersumpah dengan nama tuhanmu. Aku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, Muhammad. Apakah aku akan membohongi diriku lagi di saat kau begini..?”

Margiteus menahan perih luka tusukan pedang di lambungnya. Dirasakannya luka tusukan itu telah menjalar ke seluruh tubuhnya. Dia tersenyum mendengar keimanan Argenta. Perlahan-lahan jasadnya kaku mengiringi lafaz syahadah di mulutnya. Argenta terisak meratapi sahabatnya. Perang dirasanya sunyi. Sepi.

Sumber: Seri Sahabat Nabi, Khalid Al-Walid & Abu Hurairah, K Publishing & Distributors Sdn. Bhd., Kuala Lumpur, 1990

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Bukan Hanya Salah Firaun

Firaun betah bercokol di atas takhtanya, kerana rakyatnya tak sanggup berkata "tidak" atas kezaliman dan kediktatorannya. Umat yang bisu dan tuli selalu potensial melahirkan firaun-firaun yang baru.

Firaun. Setiap zaman mengenang nama besar itu. Bukan nama indah tapi amat populer. Al-Quran menyebutnya sebanyak 74 kali. Semuanya lekat dengan kebengisan, kekejaman, tirani, kecongkakan dan sederet label jahat lainnya. Kalaupun dianggap "berjasa", jasanya adalah membiarkan Musa as hidup dan mempertemukan Rasul Allah itu dengan tukang sihir kerajaan. Pertemuan yang mengantarkan para tukang sihir itu pada keimanan yang benar.

Tanpa mengenal ampun, firaun menebar teror. Akibatnya, ratusan bayi tewas mengenaskan. Ribuan rakyat terampas kemerdekaannya. Namun semua itu tak seberapa bila dibandingkan dengan puncak kezalimannya, ketika ia mengklaim bahawa dirinya yang berhak mendapat loyalitas, kepatuhan dan ketaatan. Tidak boleh ada sesuatu terjadi tanpa perkenan dan izinnya. Bahkan hak berakidah yang merupakan hak asasi manusia, lenyap atas nama kepatuhan dan loyalitas pada sang penguasa. "Adakah kalian beriman kepada Musa sebelum aku izinkan kalian untuk itu?" bentak firaun pada para tukang sihir saat mengetahui keimanan mereka. Sikap itu dipertegas dengan pernyataan, "Akulah tuhan kalian yang paling tinggi." (QS An-Naziat:24)

Akar dari segala kejahatan firaun adalah sikap melampaui batas (thugyan). "Pergilah kepada firaun, sesungguhnya ia melampaui batas," firman Allah SWT (QS An-Naziat:17). Sikap melampaui batas itu adalah akibat ia menganggap dirinya serba cukup: cukup pujian, cukup kekuatan, cukup kepatuhan dari bawahan, cukup loyalitas dan seterusnya. "Ingatlah sesungguhnya manusia itu benar-benar melampaui batas. Kerana melihat dirinya berkecukupan," (QS Al-Alaq:6-7)

Mengapa firaun sampai menganggap dirinya serba cukup, paling hebat dan paling kuat? Bagaimana ia berani bertindak melampaui batas-batas nurani dan kemanusiaan? Di satu sisi menjadi binatang, di sisi yang lain menjadi "tuhan"? Bukankah dulu pernah ada Raja Sulaiman yang walaupun kekuasaannya amat besar tapi tak membuatnya arogan. Begitu juga dengan Ratu Balqis. Kerajaannya yang besar tak membuatnya merasa menjadi tuhan. Mengapa?

Al-Quran telah memberikan jawapan atas pertanyaan itu. Ternyata ornag-orang di sekitarnyalah yang membuat firaun merasa serba cukup, paling hebat sekaligus penguasa nan tak tertandingi. Memang firaun bukanlah orang shalih. Tapi segala kejahatan firaun mungkin takkan jadi besar jika ada orang yang berani mengatakan "tidak". "Maka ia merendahkan kaumnya lalu mereka patuh kepadanya" (QS Az-Zukhruf:54)

Kekejian firaun adalah berperilaku diktator dan berobsesi menjadi satu-satunya pihak yang harus dipatuhi. Sedangkan kedegilan para pendukungnya adalah tidak berani menolak segala titah firaun betapapun busuknya. Kejahatan firaun adalah serakah dan kejahatan orang-orang di sekitarnya adalah meluluskan segala kehendak firaun. Kecongkakan firaun adalah memperbudak rakyat jelata. Namun kebodohan rakyat adalah membiarkan dirinya dalam keadaan layak dijajah dan diperbudak. Selain menista firaun, Allah SWT juga mengecam para pendukungnya sebagai orang-orang fasik. "Kerana sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik" (QS Az-Zukhruf:54)

Para tukang sihir turut memerangi Nabi Musa as kerana ia dijanjikan kedudukan dan posisi yang menggiurkan. "Dan para tukang sihir itu datang kepada firaun (lalu) berkata,"(Apakah) sesungguhnya kami akan mendapatkan upah jika kami yang menang?" Firaun menjawab,"ya dan sesungguhnya kamu benar-benar akan termasuk orang yang didekatkan (kepadaku)" (QS Al-A'raaf:113-114)

Dalam rangka itu pula, para pegawai firaun sering memanas-manasi firaun. "Berkatalah para pembesar dari kaum firaun (kepada firaun),"Apakah engaku membiarkan Musa dan kaumnya membuat kerosakan di negeri ini dan meninggalkan engkau dengan tuhanmu?" (QS Al-A'raaf:127). Kerana merasa mendapat dukungan itulah firaun mengatakan,"Akan kita bunuh anak laki-lai mereka dan kita biarkan hidup perempuan-perempuan mereka dan sesunguhnya kita berkuasa penuh atas mereka" (QS Al-A'raaf:127)

Orang-orang semacam itu dengan segala kepentingannya, berhasil menciptakan suasana kondusif bagi firaun untuk merasa serba cukup. Buktinya, ketika firaun merasa tak punya lagi kekuatan, ketika tak ada lagi orang yang memuja-mujinya, ketika tak ada lagi orang yang berkorabn untuknya dan ketika nyawanya di ujung tenggorokan, ia mengakui bahawa dirinya bukanlah tuhan. Ia pun hendak beriman kepada Allah. "Dan Kami memungkinkan Bani Israel melintas laut, lalu mereka diikuti oelh Firaun dan bala tenteranya kerana hendak menganiaya dan menindas (mereka), hingga ketika firaun hampir tenggelam, berkatalah ia,"Aku percaya bahawa tiada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercaya oleh Bani Israel dan aku termasuk orang-orang muslim (berserah diri)" (QS Yunus:90)

Kualitas pemimpin sebuah negara tak bisa dipisah dari kualitas rakyatnya. Rakyat yang penjudi, perampok dan pelacur dan senang pada segala bentuk penyimpangan, takkan mau dipimpin oleh orang yang bersih dan jujur. "Seperti apa (kualitas) kalian, maka (oleh orang yang berkualitas) seperti itulah kamu akan dipimpin" sabda Rasulullah saw.

Setiap orang punya potensi untuk menjadi firaun. Apalagi ketika orang tersebut beroleh jabatan. kedudukan dan kekuasaan. Sebab, setiap manusia punya potensi untuk berlaku melampaui batas. "Ingatlah, sesungguhnya manusia itu benar-benar melampaui batas". Pada gilirannya kemudian, ada orang yang mental pembangkangnya tumbuh dan berkembang dan ada pula yang terneutralisasi. Pujian dan kultus adalah modal yang lebih dari cukup bagi seseorang untuk merasa hebat.

Kerananya, mempersiapkan pemimpin masa depan tidak bisa dilepaskan dari projek mempersiapkan rakyat masa depan. Dari sisi ini, jelas tugas para pengemban dakwah, baik peribadi mahupun kelompok, tidaklah ringan. Kerananya, alangkah bijak jika segala potensi dan energi yang dimiliki para aktivis dakwah hari ini diarahkan untuk mencetak umat generasi baru dengan mental yang baru pula. Dan bukan untuk bertikai saling rebut lahan dan pengaruh.

Rakyat masa depan haruslah manusia yang memiliki jiwa merdeka, bermental anti-penjajahan dan memiliki nurani tangguh untuk mengekspresikan kebenaran. "Syetan bisu" adalah julukan yang diberikan Rasulullah saw kepada orang yang tidak berani mengatakan "Hai Si Zalim!!" pada orang yang berbuat zalim. Jika ini gagal, maka firaun-firaun takkan berhenti bermunculan.

Wallahua'lam

Bukan Hanya Salah Firaun
Kumpulan Ibroh Majalah Islam Sabili
QalaMas

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Thursday, October 23, 2008

Antara Ahli Bicara dan Pekerja

Sesuatu yang pantas diingat adalah Islam tersebar ke India dan wilayah lainnya melalui para pedagang, bukan melalui ulama. Tetapi para pedagang itu berhasil menampilkan dirinya sebagai seorang muslim yang patut diteladani kerana mereka terpercaya dan jujur.

Harap diketahui, bahawa dakwah apapun, dengan pemahaman yang dibawanya -terlepas dari benar dan tidaknya pemahaman itu, apakah ia bersumber dari sumber akidah yang benar atau kebohongan belaka- maka janganlah kamu melihat pada awalnya, ketika dia tidak memiliki apa-apa. Lihatlah setelah mereka menang dan memiliki segala fasilitas keduniaan, nescaya akan kamu dapatkan dari kebanyakan mereka berbagai penyelewengan yang muncul. Tahulah kita apa yang sebenarnya mereka dakwahkan adalah ketika mereka belum memiliki apa-apa. Adapun setelah dunia terkuasai, maka terbukalah bagi mereka pintu syahwat dan memperturutkan hawa nafsu. Itulah kemudian mengotori dan merosak prinsip mereka sendiri.

Hal ini menimpa semua ideologi yang tersebar di seluruh belahan dunia. Ketika mereka memunculkan revolusi, maka yang diinginkan semula adalah perbaikan, mengganti sistem yang rosak dengan sistem yang mereka yakini kebenarannya. Namun setelah beberapa masa, ada tuduhan yang tertuju kepada mereka bahawa mereka telah menyimpang sehingga perlu diluruskan. Kemudian terjadilah revolusi berikutnya, dan demikian seterusnya. Mengapa ini bisa terjadi? Tidak lain kerana mereka inginkan sebatas dunia, yakni kekuasaan dan tampuk pemerintahan bukan untuk perbaikan bukan pula untuk menegakkan hukum Allah.

Adapun seorang dai, dia berbicara tentang manhaj Allah yang telah digariskan-Nya untuk mengatur kehidupan di muka bumi ini. Itulah sistem hidup di mana kehidupan ini tidak akan berjalan dengan baik dan tertib kecuali apabila manhaj itu diterapkan secara utuh. Dan tidak mungkin diterapkan manhaj itu kecuali apabila terdapat orang-orang yang beriman kepadanya dan mempunyai komitmen untuk melaksanakan aturannya. Oleh kerana itu, Nabi saw tampil sebagai teladan bagi manusia baik dalam ucapan mahupun perbuatan. Engkau harus menyedari bahaya dakwah yang hanya mengandalkan untaian kata-kata, yang secara lahiriyah nampak sebagai rahmat tetapi hakikat di dalamnya terkandung azab. Cubalah dengarkan apa yang pernah disampaikan oleh seorang pelancong muslim di negara Andalus (Spain). Ia berkata,"Sesungguhnya guide (penunjuk jalan) yang memberi petunjuk jalan kepadaku di antara peninggalan-peninggalan Al-Hambra itu berbicara tentang kaum muslimin dengan kata-kata yang keras. Padahal, seungguh kaum musliminlah sebenarnya yang pernah memiliki daulah di sini. Ketika itu, Allah menjadikan mereka sebagai khalifahNya, kemudia mereka terusir dari negeri ini ketika mereka mulai berpecah-belah".

Sesungguhnya orang-orang yang memecah-belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggungjawabmu terhadap mereka (Al-An'aam:159)

Semoga Allah meredhai Imam Syahid Hasan Al-Banna, ketika beliau mengingatkan para pengikut dakwahnya terhadap makna ayat tersebut. Beliau berkata,"Sesungguhnya tukang bicara itu berbeda dengan ahli amal dan ahli amal itu berbeda dari ahli jihad dan ahli jihad itu berbeda dari ahli jihad yang produktif dan bijaksana. Dia memperoleh keuntungan yang gemilang dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya.

Sesungguhnya kebanyakan orang bisa berbicara tetapi sedikit sekali di antara mereka yang mampu bertahan ketika harus beramal. Dari sedikit yang bisa bertahan beramal itu, sedikit sahaja yang mampu memikul beban jihad yang berat di atas jalan yang terjal ini. Mereka, para mujahid itu adalah orang-orang terpilih yang sedikit jumlahnya. Oleh kerana itu, para pendukung dakwah bisa saja tersesat jalan dan tidak sampai kepada sasaran yang dituju klu dia tidak menyandarkan diri kepada pertolongan Allah.

Dalam kisah Thalut ada penjelasan terhadap apa yang saya katakan. Maka persiapkanlah dirimu dan didiklah dengan pendidikan yang benar serta ikhtiar yang mendalam. Ujilah dirimu dengan amalan yang kuat yang seringkali tidak menyenangkan dan sangat berat. Sapihlah dirimu dari keinginan-keinginan dan kebiasaan-kebiasaan hidup yang melenakan.

Sesungguhnya untuk dapat mewujudkan cita-cita besar yang kita inginkan, memerlukan orang-orang yang berjiwa besar dan mempunyai motivasi yang kuat serta kesetiaan yang teguh serta orang-orang yang mempunyai semangat berkorban yang semua itu dilandasi dengan iman dan ikhlas. Oleh kerana itu, sesungguhnya tanggungjawab para dai terhadap dirinya jauh lebih besar dibanding tanggungjawab mereka kepada masyarakat. Sebab bahaya pengabaian (taqhshiir) yang ada pada diri dai berupa terbengkalainya kewajiban-kewajiban juga jauh melebihi bahaya pengabaian yang ada pada masyarakat berupa tidak tertunaikannya hak-hak.

Hendaklah para dai menjadi suri tauladan yang baik bagi masyarakat di mana mereka berada, sehingga tampak dalam kehidupan mereka tanda-tanda risalah yang mereka dakwahkan kepada manusia dan tergambar dalam langkah-langkah mereka percikan-percikan cahaya dari prinsip yang mereka bawa. Dengan demikian, manusia dan masyarakat di sekeliling mereka akan merasakan adanya keterlibatan diri mereka dalam kancah gerakan dakwah itu. Dengan demikian akan ada pengaruh yang bisa dirasakan di dalam dakwah dan tabligh.

Wallahua'lam

Fiqh Dakwah
Ustaz Dr Jum'ah Amin Abdul Aziz

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

@ATSB - To all my frenz

i was there but i can do nothing. i saw them doing things that islam refrain us to do, but i just stand static. sometimes i, myself, participate with them. talking something that never make me remember Allah. we're just wasting our time by doing thing that never benefited islam. the things that differentiate me and them are i called myself "da'i". the term that supposedly gives me energy to stop people from doing wrong things, tell people the truth of islam, explain islam to our frens from other religions, and improved myself as well. but i failed to do that. not only fail to spreads the truth to people but i fail to myself. i dont know how longer i will stay at last level of iman, the weakest iman that can only stop ma'siat by hate it with my heart. do i really hate that wholeheartedly? i dont know.
if i same with them in term of actions and conversations, what differentiate us? we are same. everytime i think about my classmates, i will blamed myself of not showing them the good examples of mine. i always do stupid things that makes them disrespecting me. they know me as pious boy, always going to masjid after class for zuhr prayer, reciting al-Quran in the class etc but in term of study i failed. i would say, i totally failed. yup, maybe my grade is rather good compare to them but the attitudes of mine is questionable. i dont want to list out the bad examples of mine. but i should say that it disgusting me. i disappoint myself.
May Allah will forgive all my sins. To all my frens, am apologize for all things that happen through our four years of study together. if u see me doing wrong things, please, please and please tell me, advice me and if needed slamped me. For all 4SGS, all the best for our PSM* presentation next week. Ganbatte kudasai..........

Wallahua'lam

*PSM is stand for Projek Sibuk Memanjang..Hahaha

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

5 SLOGAN Pemuda Muslim Impian - Sinopsis

Di sepanjang sejarah Islam, pemuda punya andil vital. Para pelukis sejarah manis Islam, perubah wajah dunia, peruntuh kebatilan, penakluk negeri dan pengokoh eksistensi kebenaran ialah kumpulan anak-anak muda briliant. Muhammad saw berumur 40 tahun saat didaulat sebagai rasul. Ketika masuk Islam, Abu Bakar As-Siddiq berumur 37 tahun. Umar bin Al-Khattab berusia 27 tahun, Uthman bin Affan lebih muda dari keduanya dan Ali bin Abi Talib berumur 7 tahun. Juga Abdullah Ibnu Mas'ud, Abdurrahman bin 'Auf, Saad bin Abi Waqqas, Mush'ab bin Umair, Bilal bin Rabah, 'Ammar bin Yasir, puluhan sahabat lainnya, ratusan bahkan ribuan orang generasi sesudahnya.

Ini tidak aneh sebab pemuda punya amunisi ampuh. Iman tangguh, keikhlasan jujur, semangat membara, stamina prima dan jiwa pengorbanan tak kenal henti. Karenanya, perlu kerja keras untuk mengembalikan pemuda Islam kepada jati dirinya agar sejarah emas pemuda masa silam bisa dilanjutkan pemuda masa kini. Dengan begitu, era kejayaan tidak terputus di tengah jalan.

Dan buku ini berusaha menghadirkan sosok pemuda Muslim impian seperti generasi pemuda terdahulu dengan mengingatkannya tentang warna aslinya, slogan yang menjaga identitasnya dan peran yang harus ia ambil dengan bahasa lugas dan membimbing. Apa saja slogan yang mesti dimiliki pemuda Muslim dan bagaimana realisasinya? Selamat membaca buku ini dengan penuh kesedaran!

5 Slogan Pemuda Muslim Impian
Abdullah Nashih Ulwan
An-Nadwah

p/s perkataan Indonesia terjemahan Malaysia (btul ke x?ntahle..tny org indon utk lebih kepastian..hahaha)

andil - peranan
vital - penting
eksistensi - wujud
briliant - genius
amunisi - persenjataan
ampuh - lengkap/kuat
tangguh - sempurna/power
prima - top/premium
sosok - diri
peran - peranan
lugas -hikmah

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Tuesday, October 21, 2008

Pesanan Akhir (As-Syahid Syed Qutb)

Saudara!
Seandainya kau tangisi kematianku,
Dan kau sirami pusaraku dengan airmatamu,
Maka di atas tulang-tulangku
Yang hancur luluh,
Nyalakan obor buat umat ini
Dan..............
Teruskan perjalanan ke gerbang jayanya.

Saudara!
Kematianku adalah suatu perjalanan
Mendapatkan kekasih yang sedang merindu
Taman-taman di syurga Tuhanku bangga menerimaku
Burung-burungnya berkicau riang menyambutku
Bahagialah hidupku di alam abadi.

Saudara!
Puaka kegelapan pasti akan hancur
Dan alam ini pasti disinari fajar lagi
Biarlah rohku terbang mendapatkan rindunya
Janganlah gentar berkelana di alam abadi
Nun di sana fajar sedang memancar...

(Ditulis beberapa ketika sebelum menemui syahid di tiang gantung)

Semoga Allah merahmatimu saudaraku

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Graf Iman..............

Aku mcm org bodoh sejak kebelakangan ni. Seorang mukmin tidak akan jatuh ke dalam lubang yang sama dua kali. Seorang mukmin blaja drpd kesilapan semalam untuk improve pada hari ni. Tp aku..aku mmg jatuh berkali2 ke dalam lubang yg sama. Bukan 2 kali tp berkali2. x terkira. Aku pn xtau knp dan aku still mencari sbbnya. Dan aku juga sedang mencari turning point utk aku bangkit kembali dari kejatuhan ni.

Iman mmg turun dan naik tp graf iman x sm dgn graf sine atau kosine. Graf iman, wlupun turun dan naik ttp gradually increase. Down mestilah tidak sama dengan down yg sebelumnya.Apa aku ngarut nih..korang tgk la graf kt bwh nih..tp ni bkn graf iman..hahaha..

Tp graf kt atas ni ada skit2 persamaan dgn graf iman la. Starting around 15 and gradually increase over time. Obviously, ada penurunan pd sela2 masa dlm setiap tahun tp x pnh kurang dr starting value. Lebih kurang cmtula..

Aku..xtau dok ktne..masih lg mencari ktne la aku berada dlm graf imanku. Dan korang pn perlu tahu ktne korang berada dlm graf iman korang. Sumenye ada graf masing2. Korang x perlu gn graphic calc.

Bg aku sendiri, graf iman aku sgt besar peranannya. Klu down, nk study pn malas. X mcm org kafir kan. Diorg x beriman pn study ok je. Dlm hidup sorang muslim ni, iman, bg aku, adalah key factor. Nk bt apa pn, kn based kpd iman. So, aku rs kn byk bertaubat kpd Allah dan berusaha mendekatkan diri kpdNya adalah jalan terbaik utk mengekalkan momentum iman agar terus meningkat. Doakan aku kwn2..

"Katakanlah, "Wahai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang."

Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu dan berserah dirilah kepadaNya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong.

Dan ikutilah sebaik-baik apa yang diturunkan kepadamu (Al-Qur'an) dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu secara mendadak sedang kamu tidak menyedarinya.

agar jangan ada orang yang mengatakan,"Alangkah besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah dan sesungguhnya aku termasuk orang yang memperolok-olokkan (agama Allah).

atau (agar jangan) ada yang berkata,"Sekiranya Allah memberi petunjuk kepadaku tentulah aku termasuk orang-orang yang bertakwa.

atau (agar jangan) ada yang berkata ketika melihat azab,"Sekiranya aku dapat kembali (ke dunia) tentu aku termasuk orang-orang yang berbuat baik.

QS: Surah Az-Zumar, Ayat 53 hingga 58

Wallahua'lam bish shawab.

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Monday, October 20, 2008

Keajaiban Al-Qur'an Part 2

Orbit IC 1182

Orbit

Ketika merujuk mengenai bulan dan matahari, al-Qur'an menekankan bahawa masing-masing mempunyai laluan orbit yang khusus. Firman Allah yang bermaksud,

"Dia yang menjadikan malam dan siang, matahari dan bulan, setiap mereka berenang di falak (tempat peredarannya)." (QS: Al-Anbiya:33)

Sepotong ayat lain turut menerangkan bahawa sebenarnya matahari bukanlah objek yang statik sebaliknya bergerak dalam orbit yang tersendiri.

"Dan matahari beredar di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa dan Maha Mengetahui" (QS: Yasin:38)

Fakta yang dikemukakan dalam al-Qur'an ini telah berjaya ditemui melalui kerja pemerhatian yang dijalankan dalam bidang astronomi hari ini. Berdasarkan kepada kiraan para pakar astronomi, matahari bergerak dengan kelajuan 720 000 kmh mengarah ke bintang Vecia pada sebuah orbit khusus dalam sistem suria apex. Secara anggaran, ini bererti matahari bergerak sejauh 17 280 000 km sehari! Bersama-sama dengan matahari, setiap planet dan satelit yang terletak dalam lingkungan sistem graviti matahari juga turut bergerak pada jarak dan kelajuan yang sama. Selain itu, seluruh bintang-bintang yang terdapat di cakerawala berada dalam sebuah pergerakan teratur dan serupa.

Kenyataan bahawa alam semesta dipenuhi dengan lintasan dan orbit telah termaktub di dalam al-Qur'an sebagai berikut dengan maksudnya,

"Demi langit yang mempunyai jalan-jalan." (QS: Adz-Dzariyaat:7)

Besarnya alam ini. Penuh rahsia2 yg hanya Allah sahaja mengetahui

Terdapat lebih kurang 200 bilion galaksi di alam semesta. Setiap satunya mengandungi 200 bilion bintang. Kebanyakan bintang ini mempunyai sejumlah planet dan kebanyakan planet-planet ini mempunyai satelit. Semua objek angkasa ini bergerak mengikut orbit yang telah ditentukan. Selama berjuta-juta tahun (bahkan berbilion tahun), semua objek ini bergerak pada orbit masing-masing dalam keseimbangan dan susunan yang sempurna bersama dengan objek lain. Di samping itu, kebanyakan komet juga bergerak di sepanjang orbit yang telah ditentukan untuknya.

Jalinan antara orbit-orbit di ruang cakerawala tidak terhad hanya kepada objek angkasa yang telah disebutkan tadi. Hakikatnya, galaksi-galaksi sendiri bergerak pada kelajuan ekstrem dalam susunan orbit yang telah ditentukan. Sepanjang pergerakan yang bersimpang siur ini, tidak terdapat walau sebuah objek pun yang menceroboh atau bertembung dengan orbit lain. *Galaksi IC 1182 merupakan galaksi kembar yang terhasil selepas pertembungan antara dua galaksi tetapi ini bukanlah hujah untuk mengatakan terdapat ketidakseimbangan dalam penciptaan alam sebaliknya ini merupakan antara proses dlm pembentukan galaksi baru yang lebih stabil. Wallahua'lam.

Suatu hal yang pasti, ketika al-Qur'an diwahyukan, manusia tidak mempunyai sebarang satelit, teleskop atau teknologi pemerhatian yang maju untuk memerhati jutaan kilometer jauh ke ruang angkasa dan juga tidak memiliki pengetahuan fizik atau astronomi moden seperti yang ada hari ini. Berdasarkan situasi ini, adalah amat mustahil untuk memastikan secara saintifik bahawa ruang langit dipenuhi dengan lintasan dan orbit seperti yang dinyatakan dalam al-Qur'an. Bagaimanapun, al-Qur'an yang diwahyukan ketika itu telah menyatakan dengan jelas fenomena tersebut. Ini adalah kerana al-Qur'an adalah kalam Tuhan yang Haq. Wallahua'lam.

p/s tanda * menunjukkan penambahan oleh aku..hehe

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Perubahan - Diri, Sekeliling dan Masa

Space and Time

Aku bru selesai mengedit blog ni. Ntahla nk ckp, xdela improve sgt pn. Saje je aku nk mengexplore blog ni. Nk menggunakan sume ruang yg ada. Sblm ni kan ruang kt tepi tu x dpt digunakan sbb limitation pd template blog asal yg aku gn. So sambil2 aku dengar lagu "Islami Ya Quds" ni aku pn edit la mn2 yg patut. Aku tambah bbrp (byk gk sbnrnya..) link ke blog2 yg bg aku sgt menarik. Klu ada masa, bleh aku melawat blog2 diorg. Then, aku dh x gn nama asal blogger sebaliknya aku lebih prefer diorg pny blog title. Mcm2 title yg ada. Kreatif sungguh hgpa ni. Ada gk bbrp benda yg aku buang utk jadikan blog aku ni lebih "selamat".

Al-Quds Sentiasa Di Hatiku

Ok. Aku bt blog ni bkn nk mencari populariti. Aku biarkan apa yg korang nk ckp ttg aku sbb aku adalah aku. Aku bt sesuatu sbb aku suka. Selagi x keluar dr batasan syara', selagi x melanggar perintah Allah, selagi benda yg aku bt ni betul di atas jalanNya, aku akan bt. No matter what other people say. And i have no intentions on what people like to say about me.

Aku cb jadikan blog ni sbg tmpt utk aku meluahkan pandangan aku mengenai events yg berlaku kt sekeliling aku. Yup, aku merupakan pembolehubah bertindak balas manakala event2 kt sekeliling aku merupakan pembolehubah yg dimanipulasikan. Pembolehubah yg dimalarkan adalah masa. Wlupn ia sentiasa bergerak tetapi masa tidak dpt diubah. Ia trus bergerak. No one can stop time but time will stop them. For sure, i and u and all living life will soon die. Smg Allah mematikan kita sume dlm keadaan husnul khatimah.

Aku ingat lagi ketika aku kecik2 dlu, spt bdk2 lain, hidup happy je. Bdk kmpg la kn. Mcm2 benda yg aku main. Memanah ikan kt sungai, melastik burung, masuk hutan, mandi lombong, tangkap ular (ni aku tak tipu..mmg aku pnh tangkap dan bela ular), main bola (paling best time hujan..bleh berkubang..hehe), race beskal, mengail ikan dan byk la benda lain yg best2 yg besa bdk2 kt kmpg main. Cuma skrg ni dh xde bdk2 yg nk bt sume tu. Aku balik umh je, sume dh berubah. Hutan yg aku masuk utk lastik burung dlu habis dh jadi perumahan, skolah dll. Sungai tempat aku memanah ikan dulu dah kecik dh. Air pn dh kotoq. Aku pn geli dh nk gi sungai tu padahal sungai tu la dlu yg aku dan kwn2 aku dok mandi, main aci ligan dan mcm2 lg.

Aku Budak Kampung Jer..Bestttt..

Perubahan berlaku tanpa kehendak aku, kita dan sesiapapun kecuali Allah yang Maha Kuasa. Klu aku bleh manipulate masa atau aku bleh cipta mesin masa gn teori ruang dan masa kontinum einstein, aku nk balik jd kecik dan ulang semula masa2 happy tu. Tp, surely, aku xkan mampu. Absolutely, CAN'T!

Dunia akan berubah seiring masa berjalan. Kau xkan mampu ubah. Even bush yg kerek tu pn x berkuasa ubah apa yg sedang dan akan berlaku. Sbb tu dia x mampu nk halang ekonomi amerika drpd jatuh. Perubahan alam ni akan terus berlaku seiring dgn sunnatullah. Allah telah menetapkan hari kehancuran utk alam ini. Allah telah menceritakan tanda-tandanya di dlm al-Qur'an. Rasulullah saw telah menceritakan tanda-tandanya. Aku tahu tanda-tandanya. Kau tahu tanda-tandanya. Semua orang tahu tanda-tandanya. Tapi manusia mmg pelupa kan? Apa yg kita tgh bt skrg? Dh prepare ke nk hadapi "perubahan alam" ni? Tepuk dahi, sakit sendiri.

Aku pasti merasainya!!!

Still dlm perubahan. Ketika aku menulis paragraph ni, ada emel masuk. Ada seorang kawan meninggal dunia. Inna Lillahi Wa Inna Ilahi Raji'un. Dia bakal menempuh perubahan drpd alam dunia ke alam barzakh. Sekali lg, masa tidak berubah. Tetapi masa akan mengubah sekeliling dan apa yg ada di sekeliling kita akan mengubah kita. Teori ni mungkin x selamanya betul. Lain org, lain pendapatnya. Aku berlapang dada.

Semua orang berubah. Baik dari segi fizikal, mental, spiritual, emosi dan apa2 lg la. Dr kecik, skrg dh besar. Dlu x matang, skrg dh bleh fikir baik buruk (kdg2 x mtg gk). Dlu x pnh fikir mslh agama, alhamdulillah bila dpt hidayah, dh berubah spirit. Spirit jahil kpd Spirit Islam. Terima kasih kpd kwn2 yg memegang dan membimbing tgn aku ke jalanNya yg lurus. Jazakumullahu khairan kasira. Perubahan emosi merupakan antara perubahan besar dlm hidup aku. Dlu aku mmg panas baran (hot tempered gila2 la). Di kalangan adik2 aku, mmg takut la kt aku. Kwn2 pn "hormat" sket la kt aku sbb takut. Bergaduh etc..nakal2. Alhamdulillah bila dh join tarbiyah Islamiyah ni, aku lebih tenang. Emosi lebih terkawal. Klu marah, aku lebih suka senyap. Sabar?InshaAllah, kdg2 ssh gk nk sabar tp bila fikir2 balik xde pekdahnya aku marah2. Dan sejak join halaqah ni, dh byk tsunami perubahan yg melanda hidup aku.

Sekarang aku dh kt salah sebuah universiti utama kt mesia ni, UTM. Tempat yg aku x pnh mimpi pn akan berada di sini. Kt sekolah dlu aku blaja lokleh (main2) je. Tp Allah mengkehendaki lain. Dia bg aku kejayaan dlm SPM. Aku x nafikan la, aku study hard gk la before SPM sbb dh xde interest lain. Sebelum tu (Form 4) aku mmg fokus main bola utk skolah je. Tiap2 hari trening. Pagi gi skolah. Balik umh, mkn n tgk tv crita latin smpi asar pastu gi trening bola. Result time tu jgn crita la. Gagal saja. Aku la org paling "bodo" dlm kelas time tu. Tp lantak la apa org nk ckp. Aku x minat blaja. Aku minat main bola je. Jgn halang minat aku! Msuk form 5 pn sm gk. Smpila lps habis tournament bola, aku dh xde bende nk bt. So, malas2 aku bukak buku gk study. Subjek paling best, surely, math (modern n add), physics dan lukisan kejuruteraan. Aku dh x igt brpa tebal kertas lukisan yg aku dh gn utk lukis. Byk gila. Aku pn dh x igt brapa byk buku latihan yg aku dh beli utk bt latihan math. Byk gila gk. nasib baek aku x gila sbb byk bt math.hahaha. Alhamdulillah, result SPM aku gempak gk la. Smth yg xde sape dlm skolah tu expect. Cikgu aku pn x pnh expect. Kwn2 aku, bdk kelas aku suma x expect. Aku??? lagi la x expect apa2. Yela, third in school, sape expect kn? Bdk bodo ni no 3 dlm skolah. Totally NONSENSE! Tp aku yakin kehendak Allah melangkaui kemustahilan. Alhamdulillah.

Kemana ingin berubah???

Skrg aku dh final year dh pn kt UTM ni. Selepas ni akan berubah lg. Merubah haluan dr undergraduate ke postgraduate?? InshaAllah. PSM ni pn x lps lg. Aku pn xtau. Still struggle to complete it. Doakan aku kwn2. Moga doa korang dimakbulkan Allah berbanding aku yg byk dosa ni. Astaghfirullahal 'azim. Begitulah perubahan dan tiga parameter yg menjadi "key factor" dlm perubahan ni. Perubahan tidak mudah tetapi tidak susah. Berubah ke arah yang baik adalah tuntutan Islam kpd setiap penganutnya. Perubahan perlu dilakukan kepada diri, keluarga dan masyarakat ke arah redha Allah. Cuma seperti kata seorang ikhwah, "Perubahan perlukan penelitian." Dh jadi tema blog dia dh pn..hahaha..


Anyhow, change and makes different!

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Who Am I???


Tak semestinya pakai serban dan jubah baru boleh khusyu' kan? Tak semestinya jugak kalau pakai jeans dan t-shirt tak khusyu'. Terpulangla kepada IMAN untuk menilai.

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Saturday, October 18, 2008

tak habis2 dgn makcik tua yg nyanyuk ni...

klik sini

Baru je baca psl Islam and Modern Science iaitu teks ucapan Prof Seyyid Hossein Nasr yg dibuat di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Klik link kt bawah ni klu minat nak baca gak. IMSPNMIT

Pastu aku buka islamonline. saje. sbb dh lama x baca favorite web tu. lgpun klu baca localweb, kurang diceritakan perkembangan Islam kt luar sana. tp dlm islamonline ni mmg up-to-date. terkejut gk bila baca psl makcik amina wadud ni. x abis2 bt hal makcik nyanyuk ni. 3 tahun lps dia bt kecoh jd imam solat jumaat kt new york. gender equality alasannya.

kali ni dia bt kecoh kt UK plak. sekali lg, dia jd "imam" sekaligus "khatib" kpd bbrp makmum gila (pengikut makcik gila ni) dlm solat jumaat minggu lps (17/10). ni adalah "serangan" terhadap Islam secara terang-terangan. malah makcik tua ni dijemput oleh Oxford Muslim Educational Center (MEC). Nampak sgtla mmg sebuah rancangan cilik diorg utk sebarkan Islam Liberal, Islam Plural, Gender equality dan apa2 ntah lg dakyah gila diorg. Mereka merencanakan tipu daya, maka Allah membalas tipu daya mereka. Allah sebaik2 pembalas tipudaya.

Ya Allah, hancurkan para kuffar laknat. Ya Allah, bantulah kami terhadap orang-orang kafir. Engkaulah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu. Amin.

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Bersama Rasulullah saw, Sang Guru



Dari Abdullah bin Amr, dari Rasulullah saw, beliau bersabda,

"Muslim adalah seseorang yang orang lain selamat dari (kejahatan) lisan dan tangannya. Muhajir (orang yang hijrah) adalah orang yang meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah". (HR Ahmad)

Di hadis lain yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar, beliau berkata, "Ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah saw,"Islam yang manakah yang paling baik?" Nabi saw bersabda, "Hendaknya engkau memberi makan dan mengucapakan salam kepada orang yang engkau kenal mahupun orang yang tidak engkau kenal". (HR Bukhari)

Apakah engkau sempat merenungkan jawapan Rasul saw di atas guna mempelajari fiqih dakwah? Dalam hadis pertama, orang tersebut bertanya tentang bagaimana orang Islam yang paling utama, maka Nabi saw menjawab dengan, "Muslim yang seseorang selamat dari kejahatan lisan dan tangannya". Kemudian hadis kedua, orang lain bertanya dengan persoalan yang sama tetapi Nabi saw menjawab dengan jawapan,"Hendaknya engkau memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal mahupun yang tidak engkau kenali". Yang pertama memberi peringatan kepada orang yang dikhuatirkan akan menyakiti manusia dengan lisan dan tangannya, lalu Nabi saw menahannya dengan petunjuk tersebut. Sedangkan yang kedua Nabi saw memberi dorongan (targhib) kepada orang yang diharapkan dapat memberi manfaat umum dengan perbuatan dan kata-katanya, sebagaimana arahan Nabi saw tersebut.

Rasul saw mengkhususkan dua hal tersebut kerana saat itu diperlukan dalam rangka mengikat hati (ta'liful qulub) dengan bukti penekanan Nabi saw pada dua hal tersebut ketika pertama kali memasuki kota madinah sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Termizi dan lainnya dari Abdullah bin Salam ra dengan redaksi berikut,

"Wahai manusia, hendaklah kamu memberi makan, sebarkanlah salam dan solatlah di malam hari ketika manusia terlelap dalam tidur, makan kamu akan masuk syurga dengan selamat".

Yang perlu diperhatikan oleh seorang dai di sini adalah masalah tepatnya nasihat sesuai keadaan yang dihadapi. Demikianlah permasalahan dai dengan objek dakwahnya, dia harus tahu bila harus mendahulukan sesuatu dan bila pula harus mengakhirkannya. Sesungguhnya Rasulullah saw telah mengutamakan memberi makan atas solat malam ketika manusia sedang tidur. Cuba anda renungkan - semoga Allah memneri kefahaman kepadamu dan kepadaku - bagaimana seorang dai itu harus memperhatikan situasi dan keadaan objek dakwahnya, agar dia boleh berdialog dengan hatinya sehingga hati obejk dakwah dapat tersentuh dengan apa yang dia katakan dan dengan tingkah lakunya, dia dapat menterjemahkan kata-kata ke dalam bentuk amal soleh yang ikhlas.


Sebahagian dai menginginkan agar pesakit itu memakan ubat dengan sekali telan, bukan seperti yang ditentukan oleh doktor iaitu secara bertahap. Dan jika saja pesakit melakukan hal itu, nescaya dia akan binasa. Adapun hikmah telah menentukan, bahawa pengubatan itu bertahap, sampai dia mencapai kesembuhan dengan izin Allah. Seandainya ada orang yang masih tingkat dasar dalam membaca Al-Qur'an dan dia terbata-bata bacaannya, maka jangan engkau menyinggung kesalahannya dan membuat dia berat perasaan. Akan tetapi, ajarlah dia secara bertahap dan berikan semangat kepadanya dengan menyampaikan hadis,"Orang yang kesulitan membaca Al-Qur'an dan merasa berat itu mendapatkan dua pahala. Iaitu pahala membacanya dan pahala susah payahnya". Dengan begitu engkau telah membawanya dalam suasana seolah-olah kamu juga pernah mengalami seperti yang dia alami sekarang, sehingga mudah baginya untuk menerima ketentuan Allah swt dan kesulitan pun tidak lagi dirasakan.


Fiqih Dakwah, Ustaz Dr. Jum'ah Amin Abdul Aziz
Bahagian Ke-4, Kaedah Ke-4, ms 311-313
EraIntermedia

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Thursday, October 16, 2008

04152314




Janganlah kamu merasa lemah dan janganlah kamu bersedih hati dan kamu adalah yang paling tinggi (darjatnya) jika kamu berIMAN..

Tenang. Aku rasa seperti Allah menyampaikan kalamNya terus kpd aku di saat genting begini. Ya Allah, ketika aku merasakan tiada lagi tempat untuk aku meluahkan segala permasalahan yang terbuku di dalam hatiku, Engkau memberi aku keyakinan bahawa Engkau akan sentiasa mendengar rintihan hambaMu.


Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Monday, October 13, 2008

Keajaiban Al-Qur'an Part 1

Dan sesungguhnya Tuhanmu Dia yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. Dan ssungguhnya al-Qur'an ini benar-benar diurunkan oleh Tuhan Semesta Alam. (Al-Syuara':191-192)

Keunggulan uslub bahasa dan nilai hikmah yang tinggi dalam al-Qur'an adalah kriteria yang amat jelas membuktikanNya sebagai kalam suci Tuhan. Di samping itu, al-Qur'an mengandungi ciri-ciri keajaiban yang memperkukuhkannya sebagai wahyu qudus yang diturunkan oleh Tuhan. Salah satu daripadanya ialah kenyataan bahawa sejumlah besar fakta saintifik yang hanya mampu diketahui dan disingkap melalui kecanggihan teknologi abad ke-20 telah pun dinyatakan lebih 1400 tahun dahulu lebih awal di dalam al-Qur'an.

Penciptaan Langit dan Bumi

Apakah orang yang tidak beriman itu tidak melihat bahawa langit dan bumi itu dahulunya berpadu (satu unit ciptaan) lalu Kami pisahkan antara kedua-duanya. Dan kami jadikan dari air segala benda hidup. Tidakkah mereka beriman? (Al-Anbiya':30)

Kalimah 'ratq' yang diertikan sebagai disulam bermaksud dicantum bersama, bersebati menurut bahasa Arab. Penggunaan perkataan ini merujuk kepada dua unsur berbeza yang mendirikan suatu percantuman unit yang padu. Frasa kami keluarkan (We unstitched) pula adalah maksud bagi kata sifat fataqa dalam bahasa Arab yang membayangkan kehadiran sesuatu dengan memisahkan ataupun menghancurkan struktur yang bercantum padu (ratq).

Kata sifat ini boleh diibaratkan seumpama gambaran biji benih yang tumbuh bertunas dari tanah. Kita akan memerhatikan ayat di atas dengan menggunakan maksud yang telah dihuraikan.

Ayat tersebut menyatakan bahawa langit dan bumi adalah suatu objek yang padu dan bercantum (ratq) pada peringkat pertama. Kemudian, kedua-duanya dipisahkan (fataqa) dengan menghadirkan sesuatu daripada sesuatu yang lain. Apa yang mengejutkan dengan mengingati saat permulaan Big Bang, kita dapat mengesan wujudnya suatu pusat atau titik tunggal yang mengandungi seluruh isi alam cakerawala. Ataupun dalam perkataan lain, segala-galanya termasuk langit dan bumi yang belum diciptakan ketika itu adalah rangkuman pusat tersebut yang berada dalam status bercantum padu (ratq). Kemudian pusat atau titik ini meletup dalam satu letupan yang besar menyebabkan seluruh materialnya terhurai dan melalui proses pembentukan struktur keseluruhan cakerawala.

Melalui perbandingan yang dilakukan ke atas pernyataan yang terkandung dalam ayat tersebut dengan beberapa penemuan saintifik, kita dapati keserasian yang sempurna di antara kedua-duanya. Lebih menarik, penemuan ini hanya berjaya disingkapkan dalam abad mutakhir ini.

Artikel ini dipetik daripada buku "Islam dan Karma" tulisan Harun Yahya ms 93-95. Diterbitkan oleh Pustaka Syuhada.

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Saturday, October 11, 2008

Membetulkan Sejarah Islam

Islam disebarkan dengan pedang?? Islam ganas??!!
Dan pelbagai lagi klaim-klaim kuffar terhadap Islam yg kita cintai..
Tindakan kita?? Ada yang bangun menentang dan mempertahankan dengan penuh keberanian dan semangat pembelaan yang tinggi, ada yang berdemonstrasi di jalanan sambil membawa sepanduk-sepanduk suara hati, ada yang berdiam diri tidak mengerti dan tidak kurang yang menyokong membuta tuli. Di mana kita persoalan untuk diri sendiri. Di sini aku mengambil beberapa pandangan tokoh-tokoh barat mengenai Islam yang aku kutip daripada buku "Bahan Berdakwah Untuk Remaja Moden Edisi 2" karya ... Dalam fokus 5.

1. Arthur Gilman (The Saracens)

"Secara perbandingan, dalam perang Salib (Crusade) pada tahun 1099M, pihak tentera salib (crusaders) membunuh 70000 orang-orang Islam termasuk wanita dan kanak-kanak secara kejam semasa menakluki Jerusalem (Baitul Maqdis). Begitu juga dengan tentera-tentera Inggeris yang berperang atas nama agama pada tahun 1874M. Mereka membakar ibu kota Afrika iaitu Gold Coast pada masa itu. Sebaliknya, kemenangan Muhammad (Rasulullah saw) dalam peperangan adalah kemenangan agama bukannya politik. Beliau menolak sanjungan dan kemegahan. Bayangkan pada saat Fathu Makkah, semasa pembesar-pembesar Quraisy berlutut di hadapannya, beliau bertanya kepada mereka,"Apakah yang kamu rasa aku akan lakukan kepadamu?" Mereka menjawab,"Kesejahteraan". Muhammad (saw) berkata,"Ya, kamu dibebaskan". Dakwaan pengkaji-pengkaji sejarah yang mengatakan Islam menggunakan pedang untuk memaksa manusia memeluk Islam adalah pandangan yang tidak berasas sama sekali".

2. De lacy O' Leary (Islam at the Crossroads)

"Sejarah jelas menunjukkan kisah berhubung dengan tentera-tentera Islam memaksa orang lain memeluk Islam di hujung pedang di daerah-daerah yang mereka takluki adalah kisah yang paling tidak masuk akal yang sering di ulang-ulang oleh pengkaji sejarah".

Berkaitan peribadi Rasulullah saw, George Bernard Shaw dalam buku Genuine Islam mengatakan,"Saya mendapati beliau memang seorang yang agung dan penyelamat bagi manusia yang sedang menderita sakit tenat".

Prof Phillip K. Hitti dalam buku History of the Arabs berkata,"Orang Islam Sepanyol mengukir sejarah intelektual yang paling gemilang pada zaman pertengahan Eropah. Antara abad ke-8 dan ke-13, golongan ini membawa obor budaya dan tamadun ke seluruh dunia. Inilah yang menjadi pemangkin kepada arus kemodenan di Eropah".

Begitulah pendapat serta pandangan tokoh-tokoh terkemuka Barat mengenai Islam. Begitu banyak tuduhan-tuduhan kotor kepada Islam yang dilancarkan oleh para pengkaji orientalis. Dan berapa ramai di antara kita yang dah terperdaya dengan dakyah mereka. Di dalam Al-Qur'an, Allah SWT telah mengingatkan kita bahawa orang yahudi dan nasrani tidak sekali-kali (lan nafi abada) redha kepada kita sehinggalah kita mengikuti millah (ajaran) mereka (2:120). Mereka telah berusaha sekian lama dengan perancangan yang sangat teliti. Lihatlah sekarang kepada anak-anak muda kita. Tidak terkecuali yang sudah berusia. Begitu juga si kecil ceria. Terperangkap ke dalam berbagai perangkap dunia yang dipasang musuh durhaka. Penolong syaitan dan konco-konconya. Dan kita sebagai penyeru di jalanNya memegang tanggungjawab menyelamatkan manusia! Allahuakbar!

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Friday, October 10, 2008

Penghulu Segala Hari

472. Diceritakan oleh Abu Hurairah r.a, bahawa dia mendengar Rasulullah saw bersabda:"Kita ini adalah umat terakhir, tetapi terkemuka. Mereka (yahudi dan nasrani) lebih dahulu diturunkan kpd mereka kitab. Dan hari ini (Jumaat) adalah hari diwajibkan kepada mereka solat. Tetapi mereka berselisih pendapat tentang hari itu. Kerana itu Allah swt memberi petunjuk kepada kita tentang hari itu. Sedang orang-orang lain mengikuti di belakang kita iaitu yahudi esoknya (sabtu) dan nasrani lusa (ahad)"

473. Diberitahukan oleh Abdullah bin Umar ra, bahawa Rasulullah saw:"Apabila kamu hendak solat jumaat, mandilah lebih dahulu"

474. Abu Said ra mengatakan bahwa dia menyaksikan Rasulullah saw bersabda:"Mandi hari jumaat adalah wajib atas setiap orang dewasa. Begitu juga menggosok gigi dan memakai harum-haruman, kalau mungkin"

487. 'Abayah bin Rifa'ah ra mengabarkan bahwa ia bertemu dengan Ibnu 'Abbas ketika dia pergi ke Juma'at. Abu 'Abbas berkata kepadanya bahwa dia mendengar Nabi saw bersabda:"Siapa berdebu kedua kakinya kerana berjalan di jalan Allah, nescaya diharamkan Allah baginya api neraka".

488. Abu Hurairah ra berkata, bahawa dia mendengar Rasulullah saw bersabda:"Apabila qamat telah dibacakan oleh hendak solat, maka janganlah kamu datang dengan tergesa-gesa, tetapi datanglah dengan berjalan seperti biasa dan bersikap tenang. Ikutlah solat pada rakaat mana saja yang kamu dapati. Mana yang ketinggalan, sempurnakanlah (sesudah Imam memberi salam)".

501. Berita dari Abu Hurairah ra mengatakan, bahawa Rasulullah saw pernah menyebutkan:"Pada hari jumaat, ada satu saat, apabila seorang muslim bertepatan solat pada saat itu, dan memohon sesuatu kepada Allah swt, nescaya dikabulkan Allah permohonannya itu. Nabi saw memberi isyarat dengan tangannya yang bererti bahawa saat itu amat singkat".

Hadis-hadis di atas dipetik daripada kitab Shahih Bukhari.

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Wednesday, October 08, 2008

Jin Pun Berdakwah!

Sewaktu aku tadabbur al-Quran, aku berhenti pada satu ketika utk merenung sejenak utk berfikir dan bt comparison. Terasa begitu teruknya diriku jika nk dibandingkan dgn makhluk ciptaan Allah yg selalu digambarkan dgn rupa yg hodoh, makan asap dan pelbagai lg iaitu jin. Memang diakui jin ada jin Islam ada jin Kafir. Dlm kes ni, jin ini mungkin jin Islam disebabkan ia patuh kpd Allah. Merenung kembali Surah ke-46 dlm al-Quran iaitu Surah Al-Ahqaaf, ayat demi ayat sehingga smpi kpd ayat 29 hingga ayat ke 32, menyebabkan aku sedikit tersentak, JIN PUN BERDAKWAH!! Di sini aku sertakan terjemahan drpd Al-Quran terjemahan Darul Imaan based kpd Al-Quran Syamiil Indonesia.

29. Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan kpdmu (Muhammad) serombongan jin yg mendengarkan (bacaan) Al-Qur'an, maka ketika menghadiri (pembacaannya), mereka berkata, "Diamlah kamu! (untuk mendengarkannya)". Maka ketika telah selesai, mereka kembali kpd kaumnya (untuk) memberi peringatan.

30. Mereka berkata, "Wahai kaum kami! Sungguh, kami telah mendengarkan Kitab (Al-Qur'an) yg diturunkan setelah Musa, membenarkan (kitab2) yg datang sebelumnya, membimbing kpd kebenaran dan kpd jalan yg lurus.

31. Wahai kaum kami! Terimalah (seruan) org (Muhammad) yg menyeru kpd Allah. Dan berimanlah kpdNya, nescaya Dia akan mengampuni dosa2mu dan melepaskan kamu dr azab yg pedih.

32. Dan barangsiapa tidak menerima (seruan) org yg menyeru kpd Allah (Muhammad), maka dia tidak akan dapat melepaskan diri dr siksaan Allah di Bumi, padahal tidak ada pelindung baginya selain Allah. Mereka berada dlm kesesatan yg nyata."

Tengok! Itu jin! Bukan manusia yg tahu ia lebih baik dr jin. Aku cuba bt comparison, sikap aku bila mendengarkan Al-Qur'an dibacakan dgn sikap jin. Jin suruh diam bila dgr bacaan Al-Qur'an. Aku? Kita? Muslim? Bila dengar Al-Qur'an apa aku buat? Still bersembang dgn kwn2, tekan pause, tukar channel lain etc. Begitu ke sikap aku terhadap Al-Qur'an? Bukan ke Al-Qur'an ni manual kpd manusia utk hidup kt atas dunia ni dan utk memperoleh redhaNya, utk kejayaan di dunia dan akhirat?

Then bila dh jin mendengarkan Al-Qur'an dgn tadabbur, apa yg mereka buat? Mereka pergi berdakwah kn? Jumpa kaum dia dan seru kaumnya kpd Allah dan membenarkan Nabi Muhammad saw. Aku? Kita? Muslim? Apa kita buat bila dengar Al-Qur'an? Jumpa org utk ajak kpd Allah? Bagi peringatan kt org2 yg lalai termasuk diri sendiri? Rupa2nya kita ni xdela bagus sgt dr jin. Entah2 lagi teruk dr jin! Na'uzubillahiminzalik.

Moga2, kesungguhan jin utk berdakwah ni jd tonik kpd aku dan kita semua utk trus istiqamah di atas jalan dakwah ni. Allahuakbar wa lillahilhamd. InshaAllah.

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

TEMUDUGA TERTUTUP

Semua org diwajibkan hadir tanpa sebarang pengecualian samada suka atau terpaksa.

KEKOSONGAN JAWATAN

a. Ahli Syurga dari awal
b. Ahli Neraka dari awal
c. Ahli Neraka sementara kemudian dilantik jadi Ahli Syurga

EMPAT GANJARAN LUMAYAN (Khas utk Jawatan di perenggan (a)

1. Nikmat dlm kubur
2. Perlindungan di Padang Mahsyar
3. Keselamatan meniti Titian Sirat
4. Syurga yg kekal abadi

TARIKH TEMUDUGA

Bila2 masa secara ad hoc bermula dr saat membaca artikel ini

LOKASI TEMUDUGA

Di dlm kubur (underground)

SYARAT2 KELAYAKAN

* Anda tidak perlu bawa sijil2 akademik 1st class
* Anda tidak perlu bawa pingat darjah kebesaran etc
* Anda tidak perlu bawa duit atau harta byk2
* Anda tidak perlu berparas rupa yg cantik atau kacak (sehelai kain putih yg menutup seluruh tubuh pn dh cukup)
* Cuma sila bawa dokumen asal IMAN dan AMAL SOLEH

PANEL PENEMUDUGA

Munkar dan Nakir

ENAM SOALAN BOCOR

1. Siapa Tuhan anda?
2. Apa agama anda?
3. Siapa Nabi anda?
4. Apa Kitab pegangan anda?
5. Apa kiblat anda?
6. Siapa saudara anda?

CARA MEMOHON

Anda cuma perlu menunggu penjemput yg berkaliber utk menjemput anda. Ia akan menjemput anda pada bila2 masa (mungkin sekejap lg). Ia akan berlembut kpd org2 tertentu dan akan keras terhadap org2 tertentu. Namanya IZRAIL.

TIPS UNTUK BERJAYA DLM TEMUDUGA TERTUTUP INI

Hadis Hasan yg diriwayatkan oleh Imam Ahmad Bin Hanbal yg bermaksud; Sabda Rasulullah saw: Sesungguhnya apabila jenazah seseorg itu diletakkan di dlm kuburnya, jenazah itu akan mendengar terompah (kasut) org2 yg menghantarnya ke kubur dan pada saat mereka meninggalkan tempat itu. Jika jenazah itu seorang muslim, maka solat yg dilakukannya ketika beliau masih hidup di dunia akan diletakkan di kepalanya, puasanya diletakkan di sebelah kanannya, zakatnya diletakkan di sebelah kirinya dan amalan kebajikan drpd sedekah, silaturrahim, amalan kebajikan, dan ihsan diletakkan di hujung dua kakinya. Ia akan didatangi malaikat dari arah kepala, maka solat itu berkata kpd malaikat, "dari arahku tidak ada jalan masuk". Kemudian malaikat berpindah ke sebelah kanan, maka puasa berkata kpdnya, "dari arahku tidak ada jalan masuk". Kemudian malaikat berpindah ke sebelah kiri, maka zakat berkata kpdnya, "dr arahku tidak ada jalan masuk". Kemudian didatangi dari arah kedua-dua hujung kakinya dan berkatalah amal kebajikan, "di bahagianku tidak ada jalan masuk". Maka malaikat berkata kpdnya, "Duduklah kamu. Kpdnya (jenazah) diperlihatkan matahari yg sudah mula terbenam, lalu malaikat bertny kpd jenazah itu, "Apa pandangan kamu ttg seorang lelaki (Muhammad saw) yg kamu dahulu sentiasa bercakap ttgnya dan bagaimana penyaksian kamu kpdnya?" Maka berkata mayat itu, "Tinggalkan aku sebentar, aku hendak solat". Maka berkata malaikat, "Sesungguhnya engkau akan mengerjakan solat (boleh solat) ttp jawab dahulu apa yg kami tny ini, "Apa pandangan kamu ttg seorang lelaki (Muhammad saw) yg kamu dahulu sentiasa bercakap ttgnya dan bagaimana penyaksian kamu kpdnya?" Maka berkata mayat itu, "Lelaki itu ialah Muhammad saw dan aku bersaksi bhw Nabi Muhammad saw itu adalah pesuruh Allah yg membawa kebenaran drpd Allah SWT." Maka malaikat berkata kpd mayat itu,"Demikianlah kamu dihidupkan dan begitu juga kamu dimatikan dan demikian juga kamu dibangkitkan semula di akhirat InshaAllah". Kemudian dibuka baginya satu pintu syurga, maka dikatakan kpdnya "itulah tmpt kamu dan kamu akan berada di dlmnya". Maka bertambahlah gembira jenazah itu. Kemudian dilapangkan kuburnya seluas 70 hasta dan disinari cahaya baginya.

Nampaknya "pertahanan" kita perlu kuat dari semua arah (kepala, kanan, kiri dan hujung kaki)!!

-Dipetik dr Diari Mukmin-

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Tuesday, October 07, 2008

Sangka-Sangka

Manusia hari ini suka bersangka-sangka
Ada sangkaan baik
Ada sangkaan buruk
Orang beribadah disangka riak
Orang yg relax disangka malas
Orang yg pakai baju baru disangka menunjuk
Orang yg pakai baju buruk disangka zuhud (hina)
Orang makan banyak disangka pelahap
Orang makan sikit disangka diet
Orang baik disangka buruk
Orang buruk disangka baik
Orang senyum disangka mengejek
Orang masam disangka merajuk
Orang bermuzakarah disangka mengumpat
Orang diam disangka menyendiri
Orang menawan disangka pakai susuk
mana tahu yg senyum itu krn bersedekah
mana tahu yg masam itu mengenangkan dosa
mana tahu yg menawan itu bersih hati dan mindanya
mana tahu yg ceria itu cergas cerdasnya
jauhi sikap suka bersangka-sangka
kerana akan memusnahkan ukhwah
spt musnahnya kayu dimakan api
satu benda yg kita lihat
mcm2 kesimpulan yg boleh kita buat
semuanya bergantung bagaimana kita melihatnya...

"Wahai orang2 yg beriman! Jauhilah byk dr prasangka, sesungguhnya sebahagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yg menggunjing sebahagian yg lain. Apakah ada di antara kamu yg suka memakan daging saudaranya yg sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kpd Allah, sungguh Allah Maha Penerima Taubat, Maha Penyayang" Surah Al-Hujuuraat (49:12)

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Monday, October 06, 2008

AKU SEBENARNYA...

  • AKU SEBENARNYA...
lebih gembira menyambut 1 Januari drpd 1 Muharam
  • AKU SEBENARNYA...
lebih tahu apa itu 14 Februari drpd 12 Rabi'ulawal
  • AKU SEBENARNYA...
lebih membesarkan hari sabtu dan ahad drpd hari jumaat
  • AKU SEBENARNYA...
lebih khusyuk mendengar lagu drpd mendengar azan
  • AKU SEBENARNYA...
lebih suka lepak, tdo, tgk tv drpd solat
  • AKU SEBENARNYA...
lebih tahu nama artis2 drpd asmaul husna Allah
  • AKU SEBENARNYA...
lebih suka menyebut hello atau hai drpd Assalamualaikum wbt
  • AKU SEBENARNYA...
lebih suka menyanyi drpd berzikir
  • AKU SEBENARNYA...
lebih suka memuji sesama manusia drpd memuji Allah SWT
  • AKU SEBENARNYA...
lebih suka membaca majalah dan surat khabar drpd membaca Al-Quran dan kitab2 agama
  • AKU SEBENARNYA...
lebih suka pergi ke konsert dan pesta drpd ceramah agama dan majlis ilmu
  • AKU SEBENARNYA...
lebih suka memaki, mengumpat dan mengata orang drpd mendoakan dan menasihati
  • AKU SEBENARNYA...
lebih suka mencarut drpd menyebut MasyaAllah
  • AKU SEBENARNYA...
lebih suka kemungkaran drpd berbuat kebaikan
  • AKU SEBENARNYA...
lebih bangga dgn kejahilan drpd bersyukur dgn keimanan
  • AKU SEBENARNYA...
lebih cintakan urusan dunia drpd urusan akhirat


Tapi bila ada org bertanya arah tujuan aku, aku lebih suka menjawab...

  • AKU SEBENARNYA...
lebih suka menuju ke syurga drpd neraka!

Tapi layakkah aku dgn syurga milik Allah SWT?

"Sesungguhnya akhirat itulah negeri yg kekal. Barangsiapa yg mengerjakan perbuatan jahat, maka ia tidak akan dibalas melainkan setimpal dgn perbuatan jahat itu. Dan barangsiapa yg mengerjakan amalan soleh, baik laki2 mahupun pmpn, sedang ia dlm keadaan beriman, maka mereka akan masuk syurga, mereka diberi rezeki di dlmnya tanpa dihisab"

Surah Al-Mukmin (40:39 - 40)

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...

Hidup Dalam Sebulan

Assalamualaikum wbt

Intro

Pertama sekali, nk ubah, ana prefer gn "aku" rather than gn ana sbb tujuan asal aku tulis blog ni adalah utk aku sendiri. aku dh tulis kt "a little things about myself". dh lama carik ms nk tulis tp byk keja lain kn bt. so pending and pending and pending again and again and so on and so forth.

Ramadhan al-Mubarak

Ahlan wa Sahlan ya Ramadhan Al-Mubarak al-Karim. Allah SWT masih mengurniakan kpd aku nikmat utk berjumpa semula dgn kau setelah setahun kita berpisah. Alhamdulillah. Bila dtg ramadhan, suma org x kire islamic-based ke atau civilians, menanam azam utk yas'a, bersegera melakukan reformasi dan transformasi diri. nak khatamkan al-Quran at least sekali spjg ramadhan, solat terawih+witir penuh, solat berjemaah 5 waktu di surau atau masjid, bersedeqah, berinfaq, buka puasa di masjid (sbb free..hehe..), study overtime (smbg trus dgn qiamullail), dan sbgnya. dan aku pun sama. ramadhan spt mangkin yg menyuntik energy tmbhn melonjakkan iman yg lesu. dan ramadhan pun dilalui dgn penuh keimanan dan mengharapkan keredhaan Allah.
"Drpd Abu Hurairah r.a, bhw Rasulullah saw bersabda, Barangsiapa yg berpuasa di bulan ramadhan dgn penuh keimanan dan mengharapkan keredhaan Allah semata2, maka akan diampunkan dosa2nya yg telah lalu" HR Bukhari dan Muslim

Moga segala amal ibadah kita pd ramadhan yg lalu diterima oleh Allah - taqabbalallahu minna wa minkum - dan kita diberi kekuatan oleh Allah SWT utk istiqamah dgn amal2 kita sehingga kita menemuiNya. InshaAllah.

Terawih dan Solat 5 waktu

Bulan ramadhan ni ada satu keganjilan dlm masyarakat malaysia yg lebih misteri dr misteri segi tiga bermuda atau misteri UFO. ramai org berpusu2 ke surau dan masjid pd bulan ni. tp awalnya rmai, lps seminggu dh lengang balik. tp bila time terawih je rmai smpi ada yg merungut "knp la bt masjid ni kecik sgt". lawak tul la. ada yg solat isyak di bilik tp dtg ke surau/masjid utk solat SUNAT terawih! Apepn aku x slahkan sesape, sbb solat dh jd adat bukan lg ibadat. Slah sape? slah aku gk sbb x memberi peringatan dan x menjelaskan kpd mereka kesalahan2 mereka. slah sebahagian dai' yg hanya melihat masyrakat sbg defendent/pesalah. sedangkan masyrakat tidak diberi penjelasan. smg Allah memberi hidayah kpd kita agar dpt memahami Islam secara yg sepatutnya. smg dpt memahami fiqh keutamaan dlm setiap langkah dan gerakan. dpt memahami fiqh da'wah dlm saff pembinaan.

Cepatnya atau Lamanya?

Bg mereka yg mengisi ramadhan dgn amal ibadah yg ikhlas dan jauh dr riya' akan merasakan cepatnya berlalu masa di bulan ramadhan. Pejam celik pejam celik dh nk syawal. tetibe je khutbah jumaat psl raya. rs cm minggu lps je khutbah psl kedatangan ramadhan. tp ada gk yg rasa lama. sbbnya? wallahua'lam. mungkin x sbar nk blk beraya kot. cepat atau lama, sehingga tulisan ni ditulis, ramadhan dh berlalu meninggalkan kita. adakah kita sempat bersua dgnnya pd tahun dpn? smg Allah memberi kita peluang tu. inshaAllah.

Balik Raya dan Tiket Bas

Aku hampir x balik raya kali ni. mmg cuti sembreak aritu aku dh bgtau kt mak xmau balik raya. tp disbbkan kak aku paksa, maka aku pun balik dgn syarat dia support tiket gi balik.huhu.jahat gk aku ni. oleh sbb x plan nk balik, aku pn bt lokleh je psl tiket. then bila dh "disuruh" balik, brula aku gi sri putri cari tiket. dlm otak aku, tiket dh xdk. tp disbbkan nk balik gk, aku naik bas lompat2. routenya JB (Sri Putri) --> KL (Bukit Jalil) --> KL (Puduraya) --> Parit Buntar --> Taiping --> Rumah (kg air kuning). 5 bijik bas. Bertolak dr JB kul 4 ptg ari isnin 29hb, smpi umh ari slasa 30hb kul 100 ptg. Smpi umh terus tlg family bakar lemang, bt rendang etc. Paling best dpt main dgn anak2 sedara. Alhamdulillah, wlupun penat tp best. Bila bermusafir ni byk pengalaman bru dipelajari.

Hari Raya Eidul Fitri

Cm besa, pg2 lg dh bersiap utk gi solat raya kt masjid berdekatn dgn umh. Lps tu balik umh rehat je. ptg bru gi menziarahi jiran2. malam plak ikut family gi ziarah umh sedara mara terdekat. rumah kwn2 mmg x sempat. Alhamdulillah, raya pertama mmg ujian makan je. Igt gk pesan Ust Ismail Mustari tp bila dh org jemput suh mkn susah gk nk tolak. tp okla, xdela byk sgt. Alhamdulillah, bulan puasa ni aku dh turun 5 kg.

Puasa Syawal (Puasa 6)

Raya kedua aku dh start puasa dh. Wlupun dugaan mknn, aku kuatkan diri gk. Alhamdulillah berjaya. tp utk hari seterusnya, aku dh x larat dh. So, aku plan puasa selang hari. Mudah sket. yg penting ikhlas wa shawab.

PSM dan Hari Raya

PSM atau nama lainnya Projek Sepanjang Masa membuatkan raya kali ni aku berada dlm tekanan. notebook kecik dgn berat 1.2 kg ni rs cm 12 kg je. aku gunakan time raya ni utk baca journal2 berkaitan projek. Alhamdulillah, structure idea utk tulis 1st 3 chapter dh ada cuma bila nk tulis tu wallahua'lam. moga diberi kekuatan oleh Allah di ms2 kritikal cm ni.

Balik UTM dan tiket lg..

oleh sbb cuti raya kali ni sekejap je, maka hujung minggu ni dh kn balik. nk pulak final draft utk 3 chapter kn hntr minggu lps raya. klu x hntr, xleh present then kn extend la gamaknya. Na'uzubillah. Skali lg, tiket balik x beli lg. aku kn balik gk ke UTM hr sabtu. tp hari sabtu t baru nk cr tiket. alhamdulillah, aku akan bermusafir lg. kali ni routenya Tpg --> Kuala Kangsar --> KL (Puduraya) --> KL (Bukit Jalil) --> Sri putri --> UTM. Bertolak dr rumah kul 4 ptg 4 hb smpi utm kul 5 pg 5hb. alhamdulillah krn memudahkan perjalanan ni. Smg Allah menerima perjalanan ini sbg jihad fi sabilillah krn rasulullah saw bersabda "org yg dlm perjalanan menuntut ilmu juga jihad fi sabilillah".

Buku Baru Syawal

Alhamdulillah pd ketika ini Allah masih mengurniakan kpd aku dan korang suma nikmat hidup dan kehidupan dlm Islam dan Iman. Smg syawal ini menjadikan kita org yg lebih baik setelah mendapat tarbiyah yg jitu pd ramadhan yg lalu. di kesempatan ini, aku ingin mengucapkan selamat hari raya aidil fitri, eid mubarak, kpd ikhwah2, akhwat2, kwn2, blogger2, suma. Maaf zahir dan batin. wabillahi taufiq wal hidayah. assalamualaikum wbt.

Kuchiyose no jutsu! Habis dah...
Template by - paley_11 | Daya Earth Blogger Template